2.jpg4.jpg1.jpg3.jpg


Ikutilah Yesus - Pedoman bagi Murid-murid Yesus -- 5. PELAYANAN ORANG KRISTEN YANG SEJATI Ikutilah Yesus - Pedoman bagi Murid-murid Yesus -- 5. PELAYANAN ORANG KRISTEN YANG SEJATI

 

Kata murid dan pemuridan sering dipergunakan sehingga maknanya tidak jelas atau lemah. Akan tetapi, kalau kita ingin memahami pengajaran Tuan Yesus mengenai pemuridan, kita harus memahami apa yang Ia maksudkan dengan istilah tersebut, bukan apa yang kita maksudkan. Kita harus menguji penjelasan-penjelasan tentang pemuridan dalam pengajaran Yesus dan murid–murid-Nya supaya kita bisa belajar mengenai konsep pemuridan yang sejati.

Seri Ikutilah Yesus – Pedoman bagi Murid-murid-Nya ini akan menolong Anda memahami, menerapkan. dan melatih hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan Anda sebagai seorang Kristen yang sejati. Seri pelajaran ini terdiri atas lima bagian. 

Setiap bagian dibangun di atas bagian pelajaran sebelumnya. Mulailah dengan mempelajari bagian yang pertama. Sesudah selesai, Anda dapat melanjutkan pelajaran pada bagian berikutnya sampai selesai seluruh seri itu. Inilah cara terbaik untuk mendapatkan manfaat dan hasil yang berlipat ganda.

(Dapatkanlah juga buku "Pertanyaan-pertanyaan Pelajaran (5)" untuk memperdalamkan pokok-pokok pelajaran ini!)

Seri pelajaran ini terdiri atas enam bagian yang berkaitan, yaitu:

0. Langkah-langkah yang pertama
1. Pemuridan Kristen yang Sejati
2. Sifat dan Karakter Orang Kristen yang Sejati
3. Kehidupan Orang Kristen yang Sejati (A)
4. Kehidupan Orang Kristen yang Sejati (B)
5. Pelayanan Kristen yang Sejati


Setiap bagian dibangun di atas bagian pelajaran sebelumnya. Mulailah dengan mempelajari bagian yang pertama. Sesudah selesai, Anda dapat melanjutkan pelajaran pada bagian berikutnya sampai selesai seluruh seri itu. Inilah cara terbaik untuk mendapatkan manfaat dan hasil yang berlipat ganda.




Data
Size 518.22 KB
Created 15.03.2013 09:17:24


Dapatkan buku ini sekarang - langsung dan cuma-cuma!

Jika Anda menginginkan buku ini langsung melalui internet, mengunduh sekarang juga dengan menekan tombol ini saja:
© Sastra Hidup Indonesia